Tips Anti Lemot Pada Perangkat PC

Diposting pada

Komputer atau disebut juga perangkat PC (Personal Computer) kadang kala mengalami masalah pada saat proses Booting dan pada saat membuka suatu aplikasi. Kinerja dari PC menjadi lemot atau lelet, tentunya hal ini cukup menggangu. Untuk mengatasi masalah tersebut, ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh pengguna seperti melakukan pengaturan pada software.

Mencegah Berjalanya Aplikasi atau Program saat Booting (StartUp)

Salah satu faktor yang membuat PC menjadi lemot adalah terdapat aplikasi atau program yang secara otomatis berjalan pada saat komputer di hidupkan. Perangkat PC akan bekerja lebih ekstra saat proses Booting berjalan. Untuk mengatur program yang tidak diperlukan, Pengguna dapat mengakses laman “msconfig” melalui Start > Run > kemudian ketik “msconfig” > lalu enter.

Setelah masuk di laman “msconfig”, pengguna akan dihadapkan pada lima buah tab. Pilih tab StartUp. Bila tidak mengiginkan aplikasi atau program yang tidak diperlukan berjalan pada saat Booting, pengguna dapat menghilangkan tanda centang pada tab tersebut.

Tips Anti Lemot Pada Perangkat PC

Hapus atau Uninstall Program yang Tidak Terpakai

Tanpa disadari beberapa aplikasi atau program di PC dapat berjalan di latar belakang, untuk itu aplikasi-aplikasi yang sudah tidak dipakai atau tidak terlalu penting sebaiknya dihapus melalui menu “Control Panel“, lalu pilih halaman “Programs and Feature“, kemudian uninstall program yang tak terpakai.

Beri Lebih Banyak Ruang di Storage HDD

Memberikan ruang kosong pada HDD bisa dilakukan dengan cara melakukan penghapusan pada file-file lama atau tidak terpakai.

Hapus Otomatis File Temporer

Tanpa kita sadari file temporer atau disebut juga file sementara tersimpan di Hard disk drive (HDD) komputer pengguna. Bila hal ini terus menerus terjadi, akan berakibat kinerja PC menjadi Lemot. Untuk menghapus file temporer, pengguna dapat mengakses menu My Computer > pilih drive C > masuk ke folder Windows > kemudian akses folder Temp. lalu hapus semua file yang berada di dalam folder tersebut. Hapus juga file yang terdapat di folder “Recycle Bin“.

Pasang Solid State Drive

Hard Drive merupakan faktor utama menurunya kecepatan PC, terutama kecepatan menurun pada proses booting. Meskipun cukup mahal, menggunakan perangkat ini diklaim dapat mempercepat proses read, yang berimbas mempercepat kemampuan PC pengguna.

Gunakan RAM dengan kapasitas Besar

Random Access Memory atau disingkat RAM menjadi salah satu faktor utama penentu kecepatan dari sebuah perangkat PC. Karena RAM sendiri berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Semakin banyak program yang dijalankan, semakin besar pula kapasitas RAM yang diperlukan. Bila kapasitas RAM minim, maka jangan heran bila PC berjalan lambat.

Jalankan Fitur Disk Defragment

Fitur ini berfungsi menata informasi atau data yang tersimpan di HDD. Pengguna dapat menggunakan fitur ini dengan mengakses My Computer > klik kanan pada hard drive > pilih Properties, kemudian di bagian bawah kolom Tools terdapat tombol “Defragment Now“.

Jalankan Fitur Clean Up

Pada sistem operasi Windows, terdapat fitur bernama Disk Cleanup. Fitur ini berfungsi untuk menghapus file atau data yang sudah tidak terpakai lagi seperti file internet temporer, program installers dan lainnya. Untuk membuka fitur tersebut pengguna dapat mengakses Start > All Programs > Accessories > System Tools > Disk Cleanup.

Hilangkan Debu pada Hardware

Kotoran atau debu yang menempel pada komponen perangkat PC menjadi faktor penyebab PC bekerja lambat karena menggangu aliran udara. Debu yang menumpuk menyebabkan suhu panas pada hardware dan PC akan mengalami overheating.